Pakai Moisturizer Tiga Kali Sehari Kulit Tidak Mengelupas

Pakai Moisturizer Tiga Kali Sehari Kulit Tidak Mengelupas Sering terpapar sinar matahari secara langsung, bisa membuat kulit terlalu kering hingga menimbulkan rasa perih, iritasi dan terkelupas. Hal tersebut terjadi karena kulit kekurangan asupan nutrisi, pemakaian make up yang tidak sesuai jenis kulit serta dialami oleh seseorang yang memiliki gen atopik. Oleh sebab itu, setiap empat jam sekali dianjurkan mengoleskan moisturizer atau pelembab. Benarkah?

Ketika terlalu lama berada di bawah terik sinar matahari secara langsung, tanpa perlindungan apapun, biasanya kulit akan kering. Berikutnya timbul rasa perih, lalu kulit mengalami iritasi ringan dan terkelupas akibat kulit yang terlalu kering. Kulit menjadi sangat kering hingga terkelupas, menurut dr. Fitria Amalia Umar, SpKK, M.Kes, dokter spesialis kulit dan kelamin, disebabkan berbagai macam faktor.

Salah satu penyebab kulit kering hingga terkelupas adalah gen atopik pada seseorang yang menyebabkan kelembaban kulit kurang dari orang-orang yang kulitnya regular. Atopik adalah suatu keadaan yang mana kulit bereaksi terhadap lingkungan atau bahan yang dlanggap berbahaya oleh tubuh atau alergi. Cirinya adalah mudah terkena penyakit peradangan kulit, kulit rasa gatal, dan kulit tampak kering.

Faktor lingkungan, paparan sinar matahari secara langsung, terlalu lama berada di ruangan ber-AC, kurangnya asupan nutrisi, dehidrasl atau kurangnya minum air putih, kurangnya makan buah-buahan yang mengandung antioksidan juga memengaruhi kondisi kulit menjadi kering dan terkelupas. Begitu pula faktor perawatan wajah yang tidak sesuai jenis kulit, pembersih wajah yang mengandung detergen dan bahan iritasi, mengaplikasikan krim yang terlalu keras untuk kulit, pemakaian make up yang tidak sesuai menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan mengelupas serta tampak lebih menua.

Penyebab lainnya adalah skuama. Dijelaskan oleh dr. I Made Wisnu, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, pengelupasan kulit yang disebut sebagai sisik atau skuama terjadi karena stratum kornium (lapisan tanduk) terlepas dari kulit. Skuama dibedakan menjadi dua yaitu halus seperti panu dan berminyak seperti ketombe basah. Pada kulit skuama akan terllhat berlapis-lapis seperti psoriasis skuama, berlapis atau lamiral, skuama seperti sisik ikan atau lembaran-lembaran.

Hal lainnya yang menyebabkan kulit mengelupas adalah faktor fisiologis. Misalnya proses keratotik akibat pertumbuhan kulit. Faktor penyakit seperti psoriasis dan konstitusi misalnya kulit atopik atau karena obat-obatan golongan isotretinoin, defisiensi nutrition, kalori dan cuaca juga menjadi penyebab. Gejala kulit terkelupas dilihat dari faktor penyebabnya. Misalnya karena faktor konstitusi atau keratorik yaitu obat-obatan karena penyakit. Pada kondisi ini kulit biasa kemudian berubah menjadi sisik disertai dengan kemerahan.

Moisturizer. Untuk mencegah agar kulit tidak mudah terkelupas, sebaiknya rutin membersihkan kulit wajah sesuai dengan jenis kulit. Sabun untuk wajah yang bisa digunakan umumnya mengandung moisturizer dan ceramide, serta sabun antikering, sehingga dapat menjaga kelembaban kulit. Selanjutnya adalah memakai moisturizer atau krim yang mengandung pelembab untuk meminimaiisasi kulit kering.

Fungsi dari moisturizer ini adalah sebagai pelindung kulit agar kulit tetap iembab, mengurangi hilangnya kadar air, dan menguatkan kembali kerapatan susunan sel. Namun, hati-hati terhadap penggunaan bahan iritan dan pemakaian obat yang dapat menimbulkan iritasi. Untuk memilih moisturizer yang cocok, bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.

Moisturizer sebaiknya digunakan saat wajah dalam keadaan lembab agar penyerapannya ke dalam kulit lebih baik. Pemakaian moisturizer sebaiknya rutin dan digunakan setiap tiga jam sekali untuk menghindari kulit kering, Pada malam hari, jika terbiasa tidur menggunakan AC, maka sebelum tidur oleskan moisturizer pada wajah.

Selain itu, untuk sehari-hari biasakan memakai sunblock SPF 30, serta memakai sun protector lainnya seperti payung dan topi. Selain itu, agar wajah tidak mudah mengelupas karena kering sebaiknya hindari faktor penyebab Iainnya seperti menggosok wajah terlalu kasar. Hindari juga pemakaian air panas lebih dari 15 menit. Senabis menggunakan air panas, sebaiknya bilas kembali dengan air biasa. Sebaiknya memakai air suam-suam kuku. Hindari juga pemakaian sabun yang mengandung deterjen dan parfum agar kelembaban kulit tidak terkikis, kering, merah, perih, iritasi dan mengelupas. Lakukan juga perawatan dari dalam dengan minum suplemen omega-three, sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung antioksidan dan vitamin E, serta minum dua liter air putih.

Perawatan Dokter. Jika kulit sudah mengalami pengelupasan, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Sebenarnya kondisi kulit mengelupas tidak terlalu berbahaya. Namun jika penyebabnya sepetii eritroderma (kelainan kulit yang ditandai eritea di seluruh tubuh yang disertai skuama, serta terlihat kemerahan abnormal pada kulit yang menyebar luas ke daerah-daerah tubuh. Jika penyebabnya eritroderma sebaiknya segera melakukan pengobatan.

Untuk perawatan kulit yang sudah mengelupas, diberikan perawatan kulit wajah sehari-hari yang sesuai jenis kulit. Jika tidak parah kondisi mengelupasnya akan diberikan moisturizer agar kulit tetap lembab. Biasanya dalam waktu tiga hari kondisi kulit mengelupas akan hilang. Kemudian jika kulit mengelupas karena pemakaian krim wajah dengan dosis yang keras, sebaiknya hentikan pemakaian.

Jika kulit sudah menjadi kering, berwarna merah, gatal dan perih akibat krim dengan dosis keras tersebut, biasanya akan diberikan krim atau salep berdasarkan resep dokter. Namun, setelah menggunakan krim atau salep tidak kunjung sembuh, biasanya dokter akan memberikan obat minum dan suntikan untuk mengurangi iritasi pada kulit wajah. Nailul lffah (Info Kecantikan)

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *