Nangka Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Curah hujan yang tinggi beberapa waktu belakangan, tak jarang membuat banyak orang jadi mudah terserang penyakit seperti flu dan demam. Kondisi ini sebenarnya dipicu oleh sistem kekebalan tubuh atau imun yang melemah. Asupan diet C yang cukup, dapat membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan. Salah satunya buah nangka yang mengandung diet C dan antioksidan cukup tinggi, sehingga mampu menguatkan sistem imun tubuh yang melemah. Benarkah?

Cuaca buruk akibat curah hujan yang tinggi, membuat beberapa kota di Indonesia mengalami banjir. Musibah tahunan yang kerap menghantui masyarakat ini bukan hanya mengganggu rutinitas sehari-hari, tapi juga kerap menjadi sumber penyakit. Udara yang lebih dingin dari biasa, pola makan yang tidak teratur, serta beban pekerjaan yang berat menjadi salah satu penyebab sistem kekebalan tubuh seseorang menurun hingga akhirnya jatuh sakit.

Sistem kekebalan tubuh manusia sama seperti sebuah benteng, yang melindungi diri dari infeksi makromolekul asing atau serangan organisme, termasuk virus dan bakteri. Sistem kekebalan berperan melawan protein tubuh dan molekul lain seperti yang terjadi pada autoimunitas dan melawan sel yang terkikis menjadi sel kanker atau tumor. Untuk meningkatkan jumlah imunitas tubuh dalam melawan bakteri dan virus yang masuk, diperlukan sumber diet C yang cukup seperti terkandung dalam buah dan sayur-sayuran. Selain jeruk, apel dan jambu, nangka juga merupakan salah satu buah yang banyak mengandung nutrition C.

Buah yang memiliki nama latin Artocarpus heteropillus ini memang tergolong buah tropis. Tidak jarang, buah ini disebut sebagai buah asli Indonesia karena pohonnya tumbuh di daerah lembab. Buah yang memiliki ukuran yang cukup besar dalam satu tangkainya ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat recoil kesehatan tubuh. Salah satunya membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Menurut dr. Jenny Kusumo SpGK, dokter spesialis gizi klinik, dalam a hundred gram buah nangka, terkandung berbagai macam vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti kandungan diet C yang hampir setara dengan buah jeruk, apel dan jambu.

Karena diet C mengandung antioksidan yang mampu meningkatkan sistem imun, maka buah nangka juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menyembuhkan penyakit. Antioksidan di dalam buah nangka juga bermanfaat bagi kesehatan kulit, terutama mencegah proses penuaan dini karena gangguan radikal bebas.

Selain itu, buah nangka juga cukup mengenyangkan karena mengandung sekitar 95 kalori. Orang yang menyantap buah nangka juga akan merasa lebih bertenaga, karena di dalamnya terkandung gula simplex berupa fruktosa dan sukrosa. Nangka juga mengandung nutrition A, betakaroten, flavonoid seperti xanthin, lutein dan cryptoxanthin- B yang sangat baik bagi kesehatan mata. Diet B kompleks, terutama Vitamin B6, niacin, B2 dan asam folat di dalamnya, dapat membantu proses metabolisme tubuh.

Kandungan mineral dalam buah nangka seperti kalium, magnesium, mangan dan zat besi sangat baik untuk mengatasi penyakit tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan jantung. Kalsium yang terkandung dalam buah nangka juga bermanfaat untuk mencegah oesteoporosis. Buah yang berwarna kuning dan memiliki rasa manis ini juga mengandung zat besi dan fosfor yang sangat dibutuhkan tubuh.

Buah nangka biasanya dinikmati dalam keadaan segar, sebagai dessert usai menikmati santapan utama. Atau dicampur ke dalam adonan kue, baik dalam bentuk potongan atau diolah menjadi vla. Rasa yang manis membuat buah nangka sangat digemari banyak kalangan. Tidak hanya buah nangka yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan. Biji nangka juga memiliki kandungan alami seperti karbohidrat, protein dan energi yang cukup tinggi.

Namun, Anda yang tengah menjalani program penurunan berat badan, sebaiknya membatasi konsumsi buah nangka. Pasalnya, buah nangka yang manis mengandung banyak gula dan kalori, yang dapat menambah berat badan. Penderita diabetes mellitus juga dianjurkan tidak terlalu banyak mengonsumsi buah nangka. Tidak hanya itu, karena memiliki tekstur serat yang cukup keras, buah nangka juga jadi lebih sulit dicerna. Sehingga membuat perut terasa kembung dan susah buang air besar.

Sistem Kekebalan Tubuh. Ditambahkan oleh Denny Ramadhan, naturopathist, sistem kekebalan tubuh merupakan suatu sistem pertahanan yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi bakteri dan virus yang menjadi sarang penyakit. Bakteri dan virus ini biasanya berupa protein asing yang berbeda dari tubuh atau biasa disebut dengan antigen. Karena sesuatu yang asing, antigen tersebut harus disingkirkan dari dalam tubuh. Dan yang bertugas mengusir antigen dari dalam tubuh adalah antibodi.

Sedangkan antibodi merupakan suatu zat yang terbentuk dari dalam tubuh, berasal dari protein darah berjenis, gamaglobulin dan berfungsi melawan antigen yang masuk ke dalam tubuh. Ada beberapa jenis antigen yang akhirnya merangsang munculnya antibodi, seperti opsonin, yang bekerja dengan merangsang leukosit untuk menyerang antigen atau kuman. Lisin, antibodi yang bekerja dengan cara menghancurkan antigen yang disebut lisis. Presipitin, antibodi yang bekerja dengan cara mengendapkan antigen atau yang disebut presipitasi. Dan Aglutinin, antibodi yang bekerja untuk menggumpaikan antigen yang disebut aglutinasi.

Setiap hari, bakteri dan virus yang menjadi sarang penyakit akan masuk ke dalam tubuh tanpa disadari. Hal ini bisa disebabkan karena pola makan dan pola hidup yang salah. Atau tubuh terlalu lelah beraktivitas, serta tingkat stress yang terlalu tinggi. Agar tubuh tetap fit. dan tidak mudah sakit, maka produktivitas antibodi dalam tubuh pun harus ditingkatkan. Salah satunya dengan mengonsumsi bahan makanan yang banyak mengandung vitamin C, seperti buah nangka. Indri  (Info Kecantikan)

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *