Menyulap [email protected]@[email protected] Kendur Jadi Menantang (Bagian 1)

Menyulap P@yud@r@ Kendur Jadi Menantang (Bagian 1)

Wanita akan merasa tak lagi seksi jika [email protected]@[email protected] sudah kendur dan turun. Tentu, banyak cara yang dilakukan untuk mengembalikan kondisi [email protected]@[email protected] tetap seksi, kencang, menonjol dan ”menantang” bak masih gadis. Mungkin Anda mengira membuat [email protected]@[email protected] seksi membutuhkan waktu lama. Padahal dengan operasi [email protected]@[email protected] cukup 1-3 jam [email protected]@[email protected] kembali seksi dan menantang. Anda  pun bisa menyulap [email protected]@[email protected] menjadi seksi dan ”menantang” dalam waktu singkat dengan trik berbusana yang tepat dan teknik make up di area [email protected]@[email protected] Bagaimana selengkapnya?

[email protected]@[email protected] adalah salah satu lambang keseksian seorang wanita. Tak heran berbagai cara dilakukan kaum hawa agar [email protected]@[email protected] terlihat lebih seksi. [email protected]@[email protected] dianggap seksi jika ukurannya cukup besar dan bentuknya serasi dengan tubuhnya. Namun untuk menjadi seksi, tak hanya ukuran [email protected]@[email protected] saja yang dilihat, tetapi juga proporsi tubuh dengan pinggang yang kecil dan pinggul yang besar, serta kulitnya halus. Dengan memiliki [email protected]@[email protected] yang besar diyakini bahwa wanita tersebut memiliki ciri kewanitaan yang menonjol (kadar hormon wanita/estrogen yang tinggi), yang artinya lebih subur.

Menurut dr. Donna Savitri, SpBP dokter spesialis bedah plastik, definisi [email protected]@[email protected] seksi untuk setiap orang berbeda-beda karena selera setiap orang juga berbeda-beda. Namun umumnya wanita menganggap [email protected]@[email protected] lebih seksi jika bentuknya sama seperti saat ia masih gadis, Saat wanita tersebut belum pernah hamil dan menyusui. Sebenarnya [email protected]@[email protected] akan terlihat seksi jika letak puting [email protected]@[email protected] berada di tengah-tengah antara lipatan siku dan bahu, serta terlihat ”menantang”. Jika [email protected]@[email protected] sudah kendur akibat pernah gemuk lalu menjadi kurus, posisi puting menghadap ke bawah, bahkan ada pula puting yang posisinya  “musuhan” menghadap ke kiri dan ke kanan.

Lantas mengapa kondisi [email protected]@[email protected] tak lagi kencang? [email protected]@[email protected] letaknya bergantung sehingga sangat berpengaruh terhadap gravitasi bumi. Jika [email protected]@[email protected] terlalu berat, atau badan pernah gemuk karena hamil dan menyusui, maka [email protected]@[email protected] akan tertarik ke bawah sehingga jaringan penyokong [email protected]@[email protected] juga kendur.

Cara Cepat. Jika [email protected]@[email protected] sudah terlanjur tidak seksi dan ”menantang”, lantas bagaimana mengembalikan kondisi seperti semula? Berikut beberapa cara yang tergolong cepat untuk bisa membuat [email protected]@[email protected] terlihat seksi dan ”menantang”:

1. Implan [email protected]@[email protected]

Menurut dr. Laurentius Ariawan Widyanto, Med, SpBP dokter spesialis bedah plastik dari Nibelth Clinic, umumnya untuk membuat [email protected]@[email protected] seksi adalah dengan pemasangan implan [email protected]@[email protected] yang dianggap paling aman. Biasanya operasi pemasangan implan dilakukan selama satu jam dengan bius lokal. Untuk ukuran implan [email protected]@[email protected] berbeda-beda untuk setiap orang. Agar ukurannya proporsional maka ditentukan dari lebar dada, berat badan dan besar [email protected]@[email protected] aslinya. Implan [email protected]@[email protected] tersebut dipasangkan di tiga area yaitu ketiak, areola (daerah gelap di sekitar puting [email protected]@[email protected]) dan di bawah lipatan [email protected]@[email protected] Berikut penjelasannya:

a. Pemasangan Implan Melalui Ketiak

Pemasangan implan yang dilakukan melalui ketiak memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan dengan area lainnya. Pasalnya, pemasangan implan [email protected]@[email protected] melalui ketiak, jarak antara ketiak dan [email protected]@[email protected] cukup jauh sehingga harus dilakukan bius umum dan menggunakan alat laparoskopi. Sehingga Waktu operasi jadi berlangsung lebih lama.

B. Pemasangan Implan Melalui Areola.

Implan [email protected]@[email protected] juga dapat dipasang dengan mengiris area di sekitar areola. Tetapi kelemahan cara ini adalah berkurangnya sensitivitas pada [email protected]@[email protected] Karena itu, implan melalui areola ini biasanya diterapkan pada anak gadis yang berusia 14-15 tahun dan yang belum pernah merasakan kenikmatan [email protected]@[email protected] disentuh sehingga tidak akan timbul keluhan. Namun jika pemasangan implan melalui areola ini dilakukan pada wanita yang pernah merasakan sensitivitas di area [email protected]@[email protected] maka setelah pemasangan implan melalui areola, dia dikhawatirkan berkurang/ tidak akan merasakan sensitivitas pada bagian putingnya lagi.

c. Pemasangan Implan Melalui Bagian Bawah [email protected]@[email protected]

Cara selanjutnya adalah pemasangan implan melalui sayatan di bawah [email protected]@[email protected], yang dilakukan oleh 90 persen ahli bedah plastik, di dunia. Ada dua cara pemasangan implan melalui sayatan di bawah [email protected]@[email protected], antara lain:

– Pemasangan Implan pada Area di Bawah Kelenjar [email protected]@[email protected] . Dibandingkan cara lainnya, cara pemasangan implan melalui bagian bawah lipatan [email protected]@[email protected] akan lebih cepat. Cara ini membuat hasilnya terlihat Cukup bagus, namun kadang karena kulit [email protected]@[email protected] tipis maka cara pemasangan implan yang demikian dikhawatirkan akan membuat implan [email protected]@[email protected] yang dipasang terlihat seperti mangkuk. Bahkan jika orangnya kurus, maka pemasangan implan [email protected]@[email protected] melalui bagian bawah [email protected]@[email protected] akan membuat implan [email protected]@[email protected] terlihat seperti bakpao dan karena kulitnya tipis maka implan [email protected]@[email protected]  akan terlihat membayang seperti bentuk asli implan. Di samping itu, implan yang dipasang di bawah kelenjar [email protected]@[email protected] akan terasa seperti adanya kantung air (grenjel) terutama bila yang dipakai implan yang tidak bertekstur. Pemasangan implan yang terlalu dekat dengan kelenjar maka bisa menyebabkan implan mudah terkena infeksi, Terutama pada saat menyusui bila air susu tidak keluar maka air susu membusuk. Kadang bisa terjadi abses, yang menyebar ke sekitarnya termasuk implan.

– Pemasangan Implan di Bagian Bawah Otot [email protected]@[email protected] . Karena otot merupakan pelindung, maka implan yang dipasang di bawah otot maka hasilnya akan terlihat lebih natural. Bahkan saking naturalnya seseorang tidak bisa membedakan apakah [email protected]@[email protected] tersebut asli ataupun dipasang implan karena Saat diraba yang terasa adalah kelenjar [email protected]@[email protected] dan ototnya sendiri serta konsistensi implan [email protected]@[email protected] yang. kualitas bagus saat ini menyerupai konsistensi [email protected]@[email protected] normal.

Asli Vs KW. Sebelum memasang implan, sebaiknya teliti agar kualitas implan yang dipasang itu asli dan di akui FDA. Karena ada juga implan-implan yang KW 1, KW 2 dan KW 3, yang merupakan buatan murah meriah. Seperti semua barang bermerek ada tiruannya. Sementara implan yang asli dan bagus umumnya buatan Eropa, Amerika dan Brazil. Lantas bagaimana membedakannya?

  1. Implan asli jika dipegang seperti apapun diputar-putar, diremas-remas diinjak ataupun dilindas maka tidak akan pecah dari kantungnya.
  2. Pada saat dilakukan mamografi oleh dokter ahli radiologi, maka implan [email protected]@[email protected] KW bisa pecah.
  3. Harga implan [email protected]@[email protected] KW dijual dengan harga murah yaitu Rp 1 juta untuk satu implan, Sementara untuk implan asli bisa dijual berlipat-Iipat harganya untuk satu implan.
  4. Jika sesuatu hal seperti tertusuk dan implan aslinya pecah, maka karena isi dari implan asli berupa gel padat (cohessive gel) maka isinya tidak akan ke mana-mana. Namun jika implan palsu atau jenis lama karena isinya gel cair maka jika implannya pecah, maka gelnya akan meleleh ke luar. Hal inilah yang bisa memicu kanker jika gel cair tersebut diserap oleh darah dan kelenjar di sekitar ketiak. Selain itu implan KW palsu yang pecah maka silikon cair tersebut bisa menimbulkan reaksi alergi terhadap silikon. Di samping melihat apakah implan tersebut asli atau KW, implan yang bagus juga dilihat berdasarkan teksturnya. Implan yang bertekstur dapat mengurangi terjadinya Kontraktur.

Sementara implan yang halus dipercaya lebih mudah mengalami kontraktur (pengerasan/ pengerutan kapsul implan sehingga bila dipegang terasa sakit dan keras). Namun terjadinya kontraktur ini sangat ditentukan dari cara pemasangan dan teknik pemasangan implannya.  Bersambung….

Sumber: Tabloid Info Kecantikan

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *