Kulit Terlindung Dari Sinar Matahari Dengan 4 Jenis Lulur (Bagian 2)

3. Lulur Teh Hijau

Teh hijau atau green tea mampu mengatasi masalah kulit yang sering terpapar sinar matahari secara langsung. Pasalnya, teh hijau mengandung nutrition, saponin, teofilin, dan teobromin yang dapat memperlambat proses penuaan, mencegah keriput, mengatasi jerawat dan melindungi kulit dari sinar matahari.

Membuat lulur teh hijau dapat dilakukan di rumah dengan cara yang mudah. Caranya, 50 gr daun teh hijau segar yang sudah dihaluskan, 15 gr tepung beras, 10 gr tepung kacang hijau, 50 mg susu kedelai cair, dan 20 gr bunga melati segar yang sudah dihaluskan. Lalu Campurkan semua bahan menjadi satu, aduk hingga menjadi ramuan lulur yang siap dipakai.

Dengan rutin luluran dengan lulur teh hijau dua kali seminggu maka dapat mengangkat sel-sel kulit mati, membersihkan dan menjaga kelembaban kulit, memberikan nutrisi pada kulit, memperbaiki sirkulasi oksigen, dan peredaran darah, mencerahkan kulit, dan membuat kulit putih secara alami. Selain itu bekas jerawat, vlek-vlek hitam pada kulit dan selulit pun dapat hilang dengan rutin melakukan perawatan lulur teh hijau. Lulur teh hijau juga bermanfaat untuk mencegah keriput pada kulit.

Four. Lulur Kentang

Kentang biasanya dimanfaatkan sebagai salah satu bahan makanan. Kandungan karbohidrat baik yang tinggi dalam kentang sering dijadikan makanan pengganti nasi yang sehat dan tidak menggemukkan. Namun, tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, sebuah klinik kecantikan di Inggris, Blow Urban Spa, berhasil mengembangkan perawatan kecantikan dengan menggunakan lulur kentang. Hal tersebut dibenarkan oleh Valentine, herbalis, yang mengatakan lulur kentang dapat membantu melindungi kulit dari sinar matahari. Dengan kandungan potasium dan vitamin C, B1, B2, dan B3 pada kentang, dapat membantu melembutkan dan memutihkan kulit.

Cara membuat lulur kentang pun sangat mudah. Cukup dengan menghaluskan a hundred gr kentang, 1 sdt kunyit bubuk, 20 gr tepung beras, dan air mawar secukupnya. Campur semua bahan menjadi satu hingga kekentalan yang cukup untuk lulur. Dengan melakukan lulur kentang minimum satu minggu sekali akan membuat tubuh menjadi lebih cerah, lembut, dan lebih putih.

Tidak Terlalu Sering.

Treatment luluran menggunakan lulur jahe, lulur pepaya, lulur teh hijau dan lulur kentang, menurut dr. Kasih Rahardjo Djarot, dokter sekaligus beautician, sebaiknya tidak terlalu sering. Lulur yang identik dengan perawatan body scrub berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati. Regenerasi sel-sel kulit terjadi setiap 28 hari sekali dan pada setiap orang tentu saja berbeda tergantung aktivitas yang dilakukan, pengeluaran toksin. Debu dan lain-lainnya.

Bagi pemilik kulit sensitif. Terlalu sering melakukan lulur membuat kemerahan dan iritasi. Hai ini disebabkan karena lapisan kulit perlahan-lahan menjadi tipis. Cukup melakukan perawatan dengan mandi dua kali sehari sebelum dan sehabis beraktivitas mampu membantu menghilangkan debu dan polusi yang menempel pada kulit.

Di samping luluran, menurut dr. Niken Wulandari, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, sebaiknya seseorang melindungi kulitnya dari paparan sinar matahari menggunakan sunblock. Sebelum beraktivitas, gunakan pelindung tubuh yaitu pelembab yang mengandung SPF ataupun sunblock. Jika tidak suka dengan sunblock yang lengket di kulit, bisa menggunakan pelembab kulit yang menggabungkan kandungan moisturizer dan SPF yang tidak terlalu lengket. Melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung perlu dilakukan apalagi tinggal di Indonesia yang secara geografis berada di daerah tropis sehingga sinar matahari sangat terik.

Namun, tidak setiap saat sinar matahari harus ?Dimusuhi?. Sinar matahari pada pukul 06.30-09.00 masih tergolong sinar matahari yang baik karena mengandung vitamin D. Diet D dari sinar matahari pagi ini dapat mengubah simpanan kolesterol pada kulit menjadi nutrition D. Jika berjemur selama lima menit pada pagi hari maka sinar matahari dapat memberikan 400 unit Vitamin D pada tubuh. Sinar matahari pagi juga sangat baik untuk memperbaiki dan membentuk tulang, serta meningkatkan kekebalan tubuh, kebugaran, pernapasan, mencegah infeksi, membunuh bakteri, meredam kolesterol darah dan mengurangi kadar gula dalam darah.

Sementara matahari siang dari pukui 10.00 hingga pukul 15.00 sebaiknya dihindari karena justru memberikan efek negatif pada kulit seperti kulit terlihat kusam. Dan terasa kasar. Sinar matahari menjadi salah satu penyebab terjadinya penuaan dini dan keriput. Komponen jahat dari sinar ultraviolet A dan sinar ultraviolet B dari sinar matahari mampu mengakibatkan kulit menjadi terbakar sehingga warna kulit berubah menjadi hitam, hingga kerusakan sel kulit yang menyebabkan timbulnya kanker kulit. Lndri, Suciati, Anin (Info Kecantikan)

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *