Kulit Cerah dan Bebas Kerutan Dengan Buah Nangka

Kulit Cerah dan Bebas Kerutan Dengan Buah Nangka

Tak banyak yang tahu nangka ternyata dapat dimanfaatkan untuk kecantikan kulit. Buah, biji dan kulit nangka bisa digunakan untuk kecantikan. Buah bergetah ketika dikupas dengan biji dan daging berwarna kuning bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kerutan sekaligus memutihkan kulit karena mengandung polifenol dan anti oksidan. Benarkah?

Keriput yang mulai menghiasi wajah kerap membuat kaum awa merasa resah. Pasalnya, setiap wanita ingin tampil sempurna dengan wajah cantik dan halus, tanpa kerutan di wajah meski usia sudah tak muda lagi. Banyak yang melakukan berbagai cara untuk menghilangkan keriput mulai dari penggunaan krim, treatment cutting-edge hingga operasi. Padahal bahan-bahan alami juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keriput di wajah.

Salah satu jenis buah yang dipercaya dapat mengatasi keriput adalah buah nangka (Artocarpus heterophyllus). Selain rasanya manis, biji dan buah nangka memiliki manfaat untuk kecantikan seperti mencegah timbulnya keriput dan memutihkan kulit secara alami. Nangka mengandung protein yang tinggi, serat, karbohidrat, diet A, B dan C, serta fosfor, seng, kalsium, fitonutrien seperti saponin, isoflavon, lignin, polifenol dan antioksidan.

Polifenol. Kandungan polifenol dan antioksidan yang tinggi pada nangka, membuat nangka bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah keriput halus dan mencerahkan kulit. Dijelaskan oleh dr. Rimendra Sitepu, M.Si, aesthetic medical doctor, prosesnya enzim tirosinase yang dapat menghambat produksi melanin. Kulit seseorang menjadi lebih hitam jika melaninnya keluar banyak. Di sinilah peran polifenol dan antioksidan yang menghambat melanin keluar dari dalam tubuh sehingga kulit tetap cerah dan menghambat kerutan akibat paparan sinar matahari.

Sebenarnya kandungan polifenol dan antioksidan banyak terdapat pada kulit nangka, namun biji dan buahnya juga dapat dimanfaatkan. Daging buah nangka yang sudah matang dan tekstur berwarna kuning bisa dikonsumsi secara   langsung. Sedangkan bijinya bisa direbus terlebih dahulu sampai empuk baru dikonsumsi dengan cara mengupas kulit yang terdapat pada biji nangka. Sementara untuk penggunaan kulit nangka, harus diolah terlebih dulu menjadi krim. Untuk mengolah kulit nangka dibutuhkan proses panjang, dimulai dari kulit nangka yang diekstrak 3 terlebih dulu, lalu diolah sebagai krim dan dijadikan masker untuk wajah.

Dalam penelitian belum diketahui seberapa takaran nangka yang dapat dikonsumsi. Namun hasilnya tidak cukup hanya 1-2 kali saja, hasilnya terlihat berbeda dan instan. Karena nangka merupakan bahan alami maka bisa dikonsumsi secara rutin setiap hari tetapi konsumsinya tidak berlebihan. Ketika akan makan biji nangka, perhatikan pengolahannya harus benar-benar bersih dan matang.

Meski nangka merupakan bahan alami, tetapi bagi penderita maag sebaiknya berhati-hati ketika mengonsumsi buahnya karena nangka mengandung fuel dan sulit dicerna sehingga bisa menyebabkan kembung. Ketika mengonsumsi buahnya, pastikan buahnya matang atau tidak mengkal, karena buah yang matang akan melunakkan unsur serat yang membuat perut begah. Untuk wanita hamil sebaiknya juga berhati-hati makan nangka.

Kerutan. Dr. dr. Tjut Nuruli Alam Jacoeb, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, menegaskan banwa bahan-bahan alami yang digunakan untuk mengatasi keriput dan kulit kusam, jika sudah ada penelitian yang membenarkan dari segi kedokteran maka boleh dilakukan. Tetapi perlu diingat hasilnya tidak instan seperti halnya treatment modern yang hasilnya langsung terlihat. Untuk cara alami, membutuhkan waktu lama dan kurang efektif karena untuk merangsang kolagen harus dibantu dengan alat seperti radio frekuensi, laser, tanam benang, suntik botox, filler dan lain-lain, sesuai kebutuhan.

Keriput terjadi karena massa kolagen dan elastin kulit berkurang. Umumnya keriput dan kulit kusam dialami mereka yang sudah tua. Namun, mereka yang masih berusia muda juga bisa mengalami masalah keriput, disebut penuaan dini akibat photoaging atau paparan sinar matahari. Sementara pada orang yang sudah tua, kerutan terjadi karena usia karena hormon estrogen yang semakin berkurang. Akibatnya kulit kendur dan kering karena lapisan epidermis lebih pipih sehingga tidak bisa menahan air dari bawah.

Kulit keriput dan kusam dapat dicegah dengan perawatan kulit sederhana. Dimulai dari rutin menggunakan sunblock setiap kali beraktivitas di luar dan di dalam ruangan agar kulit terlindung dari paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari. Jalani juga pola hidup sehat dan melakukan perawatan kulit dengan baik. Palupi (Info Kecantikan)

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *